Peminjam.com
Layanan keuangan agaknya mulai bergeser ke arah Digital, mengikuti perubahan dan perkembangan jaman. Telah kita lihat layanan finansial dan perbankan mulai bergeser dan sedikit banyak mulai mempengaruhi kebutuhan dan efesiensi masyarakat luas akan bantuan permodalan yang memadai di era digital.

Analisa Peluang Bisnis Toko Furniture Multiplek Rumahan

1 511

Usaha toko furniture yang sekarang ini ternyata bisa dijalankan dengan modal awal bisnis yang tidak terlalu besar.

Sehingga banyak orang melihat bisnis ini menjadi prospek yang baik untuk jangka panjang.

Peluang Usaha Toko Furniture
sumber : youtube.com

Untuk itu silahkan Anda simak peluang usaha dari bisnis toko furnitur atau mebel berikut ini.

1. Modal Awal Bisnis Toko Furniture dan Mebel

Sebelum memulai suatu Usaha toko furniture dengan produksi sendiri, maka Anda harus membersiapkan beberapa peralatan yaitu seperti :

-Serkel Meja

-Mesin Bobok

-Mesin Amplas

-Kompresor

Generator

-Mesin asah mata pasha ( serut)

-Bor duduk

-Sensor

-Bor tangan

-Propel kayu

-Mesin skap kayu

Untuk memulai suatu bisnis toko furniture, yang Anda perlukan adalah yaitu mengetahui modal awal yang akan Anda butuhkan nanti. Berikut modal peralatan produksi toko furniture:

No Modal Awal Biaya
1. Serkel Meja Rp.3.500.000,-
2. Mesin Bobok Rp.2.000.000,-
3. Kompresor Rp.6.500.000,-
4. Mesin asah mata pasha ( serut) Rp.1.250.000,-
5. Mesin Amplas Rp. 1.000.000,-
6. Bor duduk Rp. 2.000.000,-
7. Sensor  Rp.5.000.000,-
8. Bor tangan  Rp. 1.750.000,-
9. Generator  Rp.12.250.000,-
10. Propel kayu  Rp. 4.000.000,-
11. Mesin skap kayu  Rp. 2.000.000,-
Total investasi awal (TI)  Rp 30.225.000,-
12. Upah tenaga produksi (5 orang x Rp 1.500.000,- x 12 bulan)  Rp 90.000.000,-
13. Listrik  Rp 5.000.000,-
14. Potongan Kayu (1000 balok x Rp 125.000,-) Rp 125.000.000,-
15. Cat (200 kaleng x Rp 50.000,-) Rp 10.000.000,-
16. Beberapa Paku (6.000,- ons x Rp 5.000,-)  Rp 30.000.000,-
17. Lem ( 200 plastik x Rp 25.000,-)  Rp 5.000.000,-
Total Biaya Pokok Produks dan operasional  Rp 265.000.000,-

Perhitungan modal usaha ini tidaklah menjadi suatu acuan utama, ini hanyalah sebagai suatu gambaran untuk Anda menanamkan modal awal.

2. Perhitungan Keuntungan Bisnis Furniture

Perkiraan perhitungan BEP atau (Break Even Poin):

-Almari sebanyak 10 unit x Rp 1.750.000,- x 12 bulan : Rp 210.000.000,-

-Meja Belajar sebanyak 10 unit x Rp 1.500.000,- x 12 bulan : Rp 180.000.000,-

-Kursi set sebanyak 10 unit x 2.500.000,- x 12 bulan Rp 300.000.000,-

Total Penjualannya : Rp 690.000.000,-

3. Perhitungan Keuntungan dan Balik Modal

Recomended
1 of 26

Penjualan Rp 690.000.000,– Biaya Pokok Produksinya yaitu sebesar Rp 265.000.000,-= Rp.425.000,000,-

Dari perhitungan diatas maka dapat disimpulkan bahwa keuntungan perbulan dari usaha furniture ini adalah keuntungan pertahun di bagi sebanyak 12 bulan maka akan didapatkan keuntungan perbulan sebanyak 35 juta.

Dikurangi dengan biaya sewa tempat jika Anda menyewa tempat dilokasi yang statergis maka keuntungan pertahunnya tinggal dikurangi dengan biaya sewa ruko pertahunnya.

Hitungan ini bukanlah suatu keuntungan pasti yang bisa Anda dapatkan, bisa saja terdapat banyak faktor lain yang membuat penjualan bisa bertambah dan juga bisa berkurang.

Tetapi jika dilihat dari segi keuntungan bisnis usaha furniture sangatlah menjanjikan.

4. Tips Menghemat Modal

Untuk menghemat modal usaha awal untuk menjalankan toko furniture, Anda bisa membeli peralatan dengan harga murah atau bekas yang masih memiliki kualitas bagus.

Selain itu untuk menghemat biaya lagi Anda juga bisa menjalakan usaha sendiri jika ahli dalam pembuatan forniturnya atau juga bisa menjual barang dari orang lain atau furnitur titipan dari toko lainnya.

Sehingga barang yang Anda jual tidak perlu biaya produksi yang besar dan tetap bisa menjual produk furniture yang lengkap.

5. Analisis Swot

Didalam suatu pemasaran produk – produk buatan perusahaan Anda, terdapat beberapa analisa usaha yang sudah diperkirakan sebelumnya, yaitu diantaranya :

Strengh (Kelebihan) :

-Saluran distribusi pemasaran yang optimal yaitu melalui strategy pemasaran

-Hasil produk unggulan sehingga Anda dapat mudah menembus pasar global

Tempat lokasi yang strategis untuk mempermudah pemasaran produk

-Dari segi Sumber Daya Manusianya (SDM), rata-rata tenaga kerja yang masih muda dan juga didukung oleh para profesional serta ahli dibidangnya sehingga produktifitasnya akan tinggi.

-Dari segi keuangan, didukung oleh biaya modal rata – rata yaitu dengan modal sendiri yang kuat dari perusahaan dibandingkan dengan modal luar (pinjaman).

Weakness (Kelemahan) :

-Akibat maraknya penebangan liar yang terjadi pada saat ini, pemasokan bahan baku kayu yang berkualitas tinggi juga menjadi semakin berkurang.

-Adanya jadwal pengantar dengan transportasi atau shipment yang masih rumit, sehingga masih banyak dari para karyawan pengantar perusahaan Anda sampai sesuai jadwal pesanan dari konsumen.

-Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), Tenaga kerja yang profesional terbatas sehingga dalam pengerjaan proyek pemesanan dari konsumen memakan waktu yang memang cukup lama.

-Dari segi keuangan, struktur keterbatasan modal yang lemah apabila akan mengembangakan suatu usaha dalam skala yang besar tanpa melibatkan pihak dari luar.

Opportunity (Peluang) :

-Peluang usaha yang akan menjanjikan karena banyak bisnis yang gulung tikar

-Dengan menggunakan bantuan teknologi untuk menghasikan suatu varietas produk yang unggul akan memberiikan hasil yang cukup optimal.

Treath (Resiko) :

-Angka inflasi yang terus naik maka akan menurunkan daya beli sehingga penjualan akan semakin menurun

-Ketidakstabilan antar nilai tukar mata uang

-Maraknya penebangan pohon secara liar yang akan membuat kayu yang berkualitas unggul akan semakin berkurang juga (punah)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More